Diskriminasi merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut. Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat manusia, ini disebabkan karena kecenderungan manusian untuk membeda-bedakan yang lain. Penghapusan Diskriminasi Ras Dan Etnis Ketika seseorang diperlakukan secara tidak adil karena karakteristik suku, antargolongan, kelamin, ras, agama dan kepercayaan, aliran politik, kondisi fisik atau karateristik lain yang diduga merupakan dasar dari tindakan diskriminasi Diskriminasi langsung, terjadi saat hukum, peraturan atau kebijakan jelas-jelas menyebutkan karakteristik tertentu, seperti jenis kelamin, ras, dan sebagainya, dan menghambat adanya peluang yang sama. Diskriminasi tidak langsung, terjadi saat peraturan yang bersifat netral menjadi diskriminatif saat diterapkan di lapangan.
Diskrimasi bisa terjadi dalam berbagai konteks dan bisa dilakukan oleh orang tunggal, institusi, perusahaan, bahkan oleh pemerintah. Ada berbagai perlakuan yang bisa dianggap sebagai diskriminasi, perlakuan diskrimasi yang signifikan adalah sebagai berikut: Seorang pedagang enggan berurusan dengan seorang pelanggan berdasarkan kelompok yang diwakillinya. Seorang majikan memberi gaji yang tidak setimpal dengan kontribusinya kepada karyawan berdasarkan kelompok yang diwakilinya. Sebuah institusi pendidikan memarahi seorang pelajar, meskipun dia memiliki kualifikasi dan masih memiliki kekosongan dalam institusi tersebut, karena individu tersebut mewakili kelompok tertentu.Diskriminasi dianggap sebagai sesuatu yang tidak adil berdasarkan prinsip "setiap manusia harus diberi hak dan kesempatan yang sama"
Secara bahasa diskriminasi berasal dari bahasa inggris “Discriminate” yang berarti membedakan. Dan dalam bahasa Arab istilah Diskriminasi di kenal dengan Al-Muhabbah ( المحا با Ř© ) yang artinya membedakan kasih antara satu dengan yang lain atau pilih kasih. Kosa kata Discriminate ini kemudian diadopsi menjadi kosa kata bahasa Indonesia “Diskriminasi” yaitu suatu sikap yang membeda-bedakan orang lain berdasarkan suku, agama, ras, dan lain sebagainya. Nabi Muhammad SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah tidak pernah melihat kepada tubuh-mu, atau parasmu , akan tetapi Dia melihat kepada hatidan kelakuanmu.” Menurut sudut pandang sosiologi, sampai kapanpun setiap menginginkan adanya kebersamaan, bersatu, dan terpadu, keinginan ini didasarkan pada prinsip: 1. Benar salah: apabila prinsip benar salah ini menjadikan seseorang tidak bias sembarangan bertindak atau melakukan sesuatu sekehendak hatinya sendiri. Tindakan manusia yang dapat dibenarkan manusia adalah tindakan yang dilakukan seseorang sesuai dengan norma yang berlaku. 2. Pengungkapan perasaan kebersamaan : pengungkapan perasaan ini terwujud dalam bentuk, seperti perkumpulan, kekerabatan, keluarga, suku, bangsa , organisasi, Negara, dan badan-badan internasional. 3. Keyakinan diri, dan keberadaan : perasaan keyakinan diri yang dimiliki oleh manusia mampu memberikan kepercayaan dan rasa aman bagi dirinya, sehingga tidak menganggap unsure lain diluar dirinya sebagai sesuatu yang berbahaya, maupun ancaman yang perlu dihindari. 4. Pengungkapan estetika dan keindahan: manusia dalam hidupnya memerlukan kebutuhan batin atau kejiwaan manusia. Pengungkapan estetika adalah manivestasi kebutuhan batiniah sebagai makluk berfikir dan bermoral. Diskriminasi merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut. Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat manusia, ini disebabkan karena kecenderungan manusian untuk membeda-bedakan yang lain. Ketika seseorang diperlakukan secara tidak adil karena karakteristik suku, antargolongan, kelamin, ras, agama dan kepercayaan, aliranpolitik, kondisi fisik atau karateristik lain yang diduga merupakan dasar dari tindakan diskriminasi. Diskriminasi dibagi menjadi 2 yaitu: 1. Diskriminasi langsung. Terjadi saat hukum, peraturan atau kebijakan jelas-jelas menyebutkan karakteristik tertentu, seperti jenis kelamin, ras, dan sebagainya, dan menghambat adanya peluang yang sama. 2. Diskriminasi tidak langsung. Terjadi saat peraturan yang bersifat netral menjadi diskriminatif saat diterapkan di lapangan 2. Jenis perbuatan Diskriminasi Munculnya perilaku Driskriminasi lebih disebabkan oleh adanya penyimpangan individual, penyimpangan ini biasanya dilakukan oleh orang yang telah mengabaikan dan menolak norma-norma yang berlaku dalam kehidupan masyarakat. Orang seperti itu biasanya memiliki kelainan atau mempunyai penyakit mental sehingga tidak dapat mengendalikan dirinya. Perilaku yang seperti inilah yang menjadikan factor munculnya sikap diskriminasi yang paling dominan dalam kehidupan bermasyarakat. Adapun bentuk penyimpangan perilaku individual menurut kadar penyimpangannya adalah sebagai berikut : a. Penyimpangan tidak patuh pada nasehat orang tua agar mengubah pendiriannya yang tidak sesuai dengan nilai islam. b. Penyimpangan karena tidak taat terhadap pimpinan yang disebut pembangkang. c. Penyimpangan karena melanggar norma umum yang berlaku di sebut pelanggar. d. Penyimpangan karena tidak menepati janji, berkata bohong, berkhianat, dan berlagak pembela. Disebut munafik. Perbedaan sosial menunjukkan adanya keaneka ragaman dalam masyarakat. Suatu masyarakat yang di dalam-nya terdiri atas berbagai unsur menunjukkan perbedaan tidak bertingkat disebut masyarakat majemuk. Terjadinya bentuk-bentuk perbedaan social dalam masyarakat diakibatkan oleh adanya cirri-ciri tertentu, yaitu : a. Ciri-ciri Fisik, yang berkaitan dengan ras, yaitu penggolongan manusia atas dasar persamaan cirri-ciri fisikyang tampak dari luar, seperti bentuk kepala, bentuk badan, bentuk hidung, bentuk rambut, bentuk muka, bentuk tulang. b. Cirri-ciri sosial, yaitu yang berkaitan dengan status dan peran para warga masyarakat dalam kehidupan sosial. c. Ciri-ciri budaya, yaitu cirri yang membedakan budaya dan suku. Di dalam masyarakat di bedakan menjadi suku Batak, Bugis, Lombok, Toraja, Ambon , Asmat, Jawa, dan lainnya. Ada 6 macam Differensiasi social, yaitu: a. Differensi social berdasarkan perbedaan ras. Ciri-ciri fisik yang menjadi dasar pembagian ras adalah : 1. Bentuk kepala. 5. Warna kulit 2. Bentuk badan. 6. Warna mata 3. Bentuk hidung. 7. Bentuk muka 4. Bentuk rambut. b. Differensi social berdasarkan perbedaan agama. c. Differensi social berdasarkan perbedaan jenis kelamin d. Differensi social berdasarkan perbedaan umur e. Differensi social berdasarkan perbedaan profesi f. Differensi social berdasarkan perbedaan klan g. Differensi social berdasarkan perbedaan suku bangsa 3. Dampak Negatif Diskriminasi Sikap driskiminasi sangat bertentangan dengan ajaran islam, karena sikap Diskriminasi menunjukkan martabat yang rendah bagi pelakunya dan akan memicu munculnya perilaku buruk lainnya yang dilarang, akibat buruk dari sikap diskriminasi diantaranya adalah : a. Memicu munculnya sektarianisme, agama islam melarang umatnya hanya mementingkan kesukuan atau kelompoknya. b. Memunculkan permusuhan antar kelompok, perasaan melebihkan kelompok sendiri, dan merendahkan kelompok yang lain menjadi pemicu perseturuan antar kelompok. c. Mengundang masalah social yang baru, karena secara social seseorang tidak disikapi secara wajar, maka sikap diskriminasi dapat memancing munculnya masalah social yang bertentangan dengan ajaran islam. d. Menciptakan penindasan dan otoritarianisme dalam kehidupan, karena adanya perasaan lebih dan sentimen terhadap kelompok, sehingga hak-hak kelompok lain diabaikan. e. Menghambat kesejahteraan kehidupan, sikap diskriminasi lebih menonjolkan sikap egoisme pribadi ataupun kelompok. f. Menghalangi tegaknya keadilan, jika sikap diskriminasi dominan, maka keadilan sulit ditegakkan, karena dalam mengambil keputusan suatu masalah, selalu didasarkan pada pertimbangan subyektif diri atau kelompok yang dibelanya. g. Menjadi pintu kehancuran masyarakat, jika dibiarkan sikap diskriminasi akan dapat menghancurkan sendi-sendi kehidupan social. h. Mempersulit penyelesaian masalah, persoalan yang dihadapi mestinya segera diselesaikan secara baik, namun karena adanya sikap diskriminasi menjadi berlarut-larut. 4. Cara Menghindari Diskriminasi. Untuk menghindari sikap diskriminasi, maka setiap muslim harus mengedepankan sikap musawah. Sikap ini cukup urgen dalam kehidupan modern, sikap ini bertujuan untuk menciptakan rasa kesejajaran, persamaan, dan kebersamaan serta penghargaan setiap manusia sebagai makluk Allah SWT. Pengakuan terhadap persamaan harkat, martabat, derajat kemanusiaan merupakan perwujudan keimanan (tauhid) seseorang dan akan membawa pada tingkat ketaqwaan yang tinggi.
Refrensi : putriasaske.blogspot.com/2012/08/makalah-aqidah-aklaq-tentang.html‎, wikipedia
foto ini saya ambil pada waktu saya berlibur ke pulau tidung. keindahan alam yang belum ter ekspos oleh dunia. masih belum banyak orang yang tertarik belibur ke tempat ini dikarenakan banyak yang belum mengertahui keindahan ini. ketika saya berada disana saya merasakan kedamaian, keheningan, ketentraman yang belum tidak pernah saya dapatkan dijakarta. andai saja pemerintah bisa mengeksplor segala keindahan alam yang masih banyak tersembunyi di indonesia kita ini. pasti indonesia akan menjadi sebuah icon dunia yang banyak didambakan oleh banyak orang. pada waktu disana saya bisa melihat pesona keindahan alam yang belum terjamah oleh manusia, air disana sangat jernih, dan belum tercemar. kesejukan udara, kemudian kehangatan yang dipancarkan oleh matahari, menambah sensasi keindahan al;am tersendiri baqgi oraang yang sedang berada disana. disana adalah tempat yang paling tepat untuk melepaskan penat yang ada didalam diri. seakan akan kehidupan yang penuh masalah ini hilang dan pergi... betapa indah nya tempat ini.
Banyak sekali hal hal yang tidak terduga di dunia. Kadang-kadang kita juga tidak bisa menghadapi nya dengan baik. Untuk itulah kehadiran teman dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan kita ini. Terkadang kita juga lebih leluasa dalam mencurahkan segala permaslahan kita kepada teman, teman yang baik akan menjadi seorang pendengar yang baik, dan pendengar yang baik juga akan memberikan sebuah solusi yang akan mnyelesaikan permasalahan yang kita ceritakan. Tapi ingatlah. Seorang teman tidak akan selalu ada di sisi kita. Terkadang mereka hanya ada pada saat dia membutuhkan kita, kita harus berhati-hati dengan teman yang hanya ingin memamfaatkan apa yang kita punya. Hal inilah membuat bergai problema dalam menjalin sebuah pertemanan. Pada awalnya mereka akan bersikap manis kepada kita, dan membuat kita percaya kepadanya, kemudian perlahan mereka akan memamfaatkan kita. Pada saat kita membutuhkan mereka mereka pergi, dan mereka mementingkan kepentingan mereka sendiri. Sadarkah kita ada orang yang akan selalu mendampingi kita apapun segala keadaan nya, baik senang maupun sedih, orang itu akan selalu menemani kita. Orang itu akan senan tiasa mendengarkan segala keluh kesah kita, dan mereka akan sipa membantu dalam menyelesaikan permasalahan kita tersebut. Dia akan siap berkorban apapun yang terjadi asalkan kita senang. Tahukah anda siapa orang itu? IBU. Ya benar benar, mereka adalah penolong bagi kita, dan kita tidak akan pernah ada tanpa kehadiran seorang. Terkadang kita lebih memilih mencurahkan segala isi hati kepada teman, ingat, teman itu hanya akan memberi solusi saja. Dan tidak akan memlakukan hal yang lebih dari itu. Belum tetntu juga teman kita akan mendengarkann segalanya dengan baik. Kenapa kita harus kita cerita kepada teman? Ada seorang ibu yang kan selalu siap mendengarkan kita. Ibu terkadang sedih mengapa anak yang mereka sayangi lebih memilih temannya daripada ibunya sendiri. Disaat kita letih kita akan bersandar dipangkuan nya yang lembut dan hangat. Ketika ibu kita sedih, ibu tidak akan emperlihatkan kesedihannya kepada kita. Dia akan memyembunyikan nya jauh-jauh didalam hati nya. Pernahkan kalian bayangkan betapa kuatnya seornag wanita dalam meyembunyikan segala isi hatinya. Mereka akan melakukan nya untuk membuat kita tidak khwatir dan selalu senang. Jadi hargailah ibu kita, hormayi mereka, agar ibu kita selalu merasa kan kehadiran anaknya di sisi mereka. Created by : Putra Hasiholan
Pengertian Masalah Sosial Masalah sosial adalah masalah yang terjadi yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan komunitas, dimana maslah itu dianggap kurang berkenan atau bertentangan dengan norma-norma yang telah dianut oleh suatu komunitas. masalah sosial ini berkembang dikarenakan karena adanya faktor eksternal dan juga faktor internal. suatu komunitas merasakan adanya sebuah ancaman atau gangguan, apalagi proses itu terjadi secara cepat atau spontan di tengah-tengah masyarakat. Didalam hal ini ada beberapa komunitas yang merasa sudah siap menerima perubahn ini, ada juga yang belum merasa siap menghadapi perubahan yang terjadi. hal inilah yang menjadi pemicu tumbuhnya masalah sosial yang banyak terjadi di tengah suatu masyarakat. hal ini mengakibatkan terjadi perubahan sosial yang signifikan, bahkan hal ini telah dianggap menjadi sebuah realita hidup yang sudah tak bisa terelakkan lagi, bahkan sudah menjadi kebiasaan hidup yang sudah menjadi makanan kita setiap hari.
Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau sosial. Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain: 1.Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll. 2.Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll. 3.Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb. 4.Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb. Sedangkan menurut Blumer (1971) dan Thompson (1988) mengatakan bahwa yang dimaksud dengan masalah sosial adalah suatu kondisi yang dirumuskan atau dinyatakan oleh suatu entitas yang berpengaruh yang mengancam nilai-nilai suatu masyarakat sehingga berdampak kepada sebagian besar anggota masyarakat kondisi itu diharapkan dapat diatasi melalui kegiatan bersama. Entitas tersebut dapat merupakan pembicaraan umum atau menjadi topik ulasan di media massa, seperti televisi, internet, radio dan surat kabar. Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya. Namun yang memutuskan bahwa sesuatu itu merupakan masalah sosial atau bukan, adalah masyarakat yang kemudian disosialisasikan melalui suatu entitas. Dan tingkat keparahan masalah sosial yang terjadi dapat diukur dengan membandingkan antara sesuatu yang ideal dengan realitas yang terjadi (Coleman dan Cresey, 1987). Dan untuk memudahkan mengamati masalah-masalah sosial, Stark (1975) membagi masalah sosial menjadi 3 macam yaitu : 1.Konflik dan kesenjangan, seperti : kemiskinan, kesenjangan, konflik antar kelompok, pelecehan seksual dan masalah lingkungan. 2.Perilaku menyimpang, seperti : kecanduan obat terlarang, gangguan mental, kejahatan, kenakalan remaja dan kekerasan pergaulan. 3.Perkembangan manusia, seperti : masalah keluarga, usia lanjut, kependudukan (seperti urbanisasi) dan kesehatan seksual Berikut ini adalah beberapa masalah sosial tyang sering terjadi diantara kalangan masyarakat : a.Kemiskinan Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan di indonesia terjadi bukan hanya di daerah pelosok saja, tetapi juga terjadi di daerah perkotaan yang konon menjanjikan banyak kemewahan. Hal ini terjadi karena banyak faktor, dan diantaranya adalah masalah pendidikan yang belum bisa semua masyarakat indonesia rasakan. Akan tetapi menurut survai, Kemiskinan di indonesia semakin berkurang .
b.Pendidikan Indonesia termasuk negara yang tingkat pendidikannya cukup rendah di dunia. Banyak sekali anak-anak yang harusnya sekolah, mereka sibuk membantu orang tuanya untuk bekerja mencari nafkah. Pastinya mereka (anak-anak indonesia) ingin merasakan sekolah seperti anak-anak yang lain. akan tetapi keadaan perekonomian orang tua yang kurang mampu membuat mereka mengubur keinginan tersebut. Meskipun pemerintah telah mengucurkan dana BOS, tetapi pada kenyataannya masih banyak anak-anak dijalanan ketika jam sekolah.
c.Kejahatan Indonesia memiliki tingkat kriminalitas yang tinggi, apalagi di daerah kota besar. Jenis kejahatan yang dilakukan juga beragam, dari segi motif dan caranya. Tapi paling banyak yang terjadi adalah kejahatan yang timbul karena faktor ekonomi. Ini terjadi bukan hanya pada orang yang kurang terpelajar, akan tetapi orang yang terpelajarpun juga kadang masuk dalam daftar orang yang melakukan tindakan kriminal. misalnya saja pemalakan, tawuran dsb. Ini bisa dilihat di acara televisi yang setiap hari pasti ada tayangan kriminal yang terjadi entah itu di ibu kota atau di daerah.
d.Pengangguran Pengangguran adalah masalah serius yang dihadapi indonesia sejak beberapa tahun yang lalu. Jumplah penduduk yang semakin banyak tak diimbangi dengan jumplah lapangan kerja yang banyak pula, sehingga terjadi banyak pengangguran. Pengangguran juga bertambah seiring kebiasaan masyarakat yang datang dari daerah memadati ibu kota. Kadang mereka datang dengan modal nekat tanpa ketrampilan khusus sehingga di kota mereka tak punya kerjaan. Sebenarnya lapangan pekerjaan bisa kita ciptakan sendiri tanpa harus pergi ke ibukota.
e.Keadilan Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa “Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran” [1]. Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: “Kita tidak hidup di dunia yang adil” [2]. Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang